BMKG – World Bank Gelar Pertemuan, Bahas Progres Kegiatan IDRIP

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggelar pertemuan dengan World Bank, yang berlangsung di Kantor Pusat BMKG pada Senin, (17/10). Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas progress kegiatan Indonesia Disaster Resilience Project (IDRIP) di BMKG.

Dalam pertemuan ini, dari pihak BMKG dihadiri oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Deputi Bidang Geofisika Suko Adi Prayitno, Deputi Bidang Inskalrekjarkom M. Sadly serta dari pihak World Bank Mr. Ming Zhang selaku Practice Manager Urban – DRM – Land dan Mr. Haris Sanahuja selaku Task Team Leader.

Mr. Ming Zang mengatakan jika World Bank sangat senang dapat mendukung BMKG melalui program IDRIP, ia berujar, “dengan adanya proyek ini, semoga bisa meningkatkan sistem peringatan dini bencana, sehingga Indonesia dapat lebih tangguh untuk menghadapi bencana di masa mendatang”.

“Kami senang dapat bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia khususnya BMKG dalam program IDRIP”, tutur Mr. Haris Sanuja. Ia melanjutkan, “Kami juga mengunjungi ruang operasional ke Data Center, Ruang Operasional Gempabumi dan Tsunami (InaTEWS) yang sangat penting bagi Indonesia. Kami berharap dapat terus melanjutkan kemitraan yang sangat baik dengan BMKG dan Pemerintah Indonesia.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati berterima kasih dengan dukungan yang diberikan oleh pihak World Bank untuk program IDRIP. “Sistem peringatan dini Tsunami BMKG akan ditingkatkan kapasitasnya yang saat ini berada di dua tempat, yaitu Kantor Pusat BMKG Kemayoran (InaTEWS) dan satu lagi di Denpasar sebagai backup system”, ujar Dwikorita. Ia mengatakan jika peningkatan kapasitas ini untuk mewujudkan keselamatan masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *