Peningkatan Kapasitas Personel Layanan Informasi Meteorologi Penerbangan

Jakarta – Selasa-Rabu (2-3/11 2021) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Pusat Meteorologi Penerbangan BMKG bekerjasama dengan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB-Institut Teknologi Bandung) mengadakan Peningkatan kapasitas personel layanan informasi meteorologi penerbangan dengan tema “Pemodelan cuaca numerik untuk meteorologi penerbangan” yang diadakan secara virtual.

Dalam kegiatan ini dibuka oleh Deputi Bidang Meteorologi BMKG Bapak Guswanto M.Si dan dihadiri oleh Kepala Stasiun Meteorologi Penerbangan seluruh Indonesia. Peserta peningkatan kapasitas personel meteorologi penerbangan ini terdiri atas 150 baik dari AMF (aeronautical Meteorological Personnel) maupun AMO (Aeronautical Meteorological Observer)

Dalam sambutan sekaligus pembukaan acara ini, Deputi Bidang Meteorologi menyampaikan bahwa Standar kompetensi personel meteorologi diatur oleh WMO melalui dokumen 258 Supplemen No 1. Personel meteorologi termasuk meteorologi penerbangan, wajib memiliki background pengetahuan dan dasar kemeteorologian yang terangkum dalam BIP-M (Basic Instrument Package for Meteorologist) dan BIP-MT (Basic Instrument Package for Meteorological Technician). Kegiatan ini sebagai wujud usaha pemenuhan standar WMO dan merefresh SDM stasiun Meteorologi Penerbangan. Pemenuhan dan penyegaran dari standar BIPM ini tidak lain agar Layanan Informasi Meteorologi Penerbangan di Indonesia semakin akurat memenuhi kebutuhan-kebutuhan pengguna dan stakeholder sesuai dengan regulasi nasional dan internasional.

Selain itu, Deputi bidang Meteorologi juga menyampaikan bahwa kegiatan ini membawa semangat BMKG CORPORATE UNIVERSITY (CORPU) dimana peningkatan kapasitas bukan menjadi tanggung jawab tunggal dari pusdiklat, tetapi menjadi tugas kita bersama secara institusional keseluruhan BMKG. Dapat kita istilahkan ada institut Meteorologi, ada institut Klimatologi dan Geofisika, termasuk BMKG Corpu juga tanggung jawab UPT BMKG seluruh wilayah Indonesia. Konsep besar ini untuk mendukung pembangunan SDM BMKG yang akan membawa BMKG berkelas dunia.

Kegiatan ini sebagai refresh personel pelayanan meteorologi penerbangan terkait pemodelan numerik dan dasar kemeteorologian. Topik utama yg dibahas dalam dua hari sesi peningkatan kapasitas ini antara lain: Fenomena atmosfer multi-skala, Representasi fenomena cuaca pada model cuaca numerik, parameterisasi model cuaca numerik, prediktabilitas produk model cuaca numerik.

Pada hari kedua dan sesi akhir saat penutupan acara, Kepala Pusat meteorologi Penerbangan menyampaikan bahwa Training cuaca numerik penerbangan ini merupakan program awal, agar SDM metbang seluruh Indonesia semakin terbuka wawasan, meningkat pemahaman dan tetap terus semangat untuk terus berkembang dimanapun berada. Selain tujuan utama kegiatan ini yaitu: mewujudkan layanan informasi meteorologi penerbangan yg akurat untuk kebutuhan pengguna dan stakeholder penerbangan. Besarnya tantangan layanan informasi meteorologi penerbangan kedepan, menuntut insan personel metbang utk terus belajar dan mengembangkan diri. Kepala Pusat Meteorologi Penerbangan berharap acara ini membawa banyak manfaat, peserta seluruh indonesia dipersilahkan mengusulkan topik-topik dan usulan-usulan kegiatan inovasi. Pusat meteorologi Penerbangan akan mencoba mengakomodir utk perkembnagan meteorologi penerbangan kedepan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *